Senin, 29 April 2013
Teori Talcot Parsons Mengenai Perubahan Sosial
Parsons termasuk teoritis neo evolusi yang berpendapat bahwa adanya perkembangan masyarakat transisional. Menurut parsons, masyarakat akan berkembang melalui tiga tingkatan utama:
1. Primitif
2. Intermediate
3. Modern
Dari tiga tahapan ini, oleh parsons dikembangkan lagi ke dalam subklasifikasi evolusi sosial lagi sehingga menjadi lima tingkatan :
1. Primitif
2. Advanced Primitif and Arcchaic
3. Historic Intermediate
4. Seedbed Societies
5. Modern Societies
Parsons menyakini bahwa perkembangan masyarakat berkaitan dengan perkembangan keempat subsistem utama :
a. Kultural (pendidikan)
b. Kehakiman (Integrasi)
c. Pemerintahan (pencapaian tujuan)
d. Ekonomi (adaptasi)
Menurut parsons puncak perkembangan terpenting terhadap fungsi integrasi ini adalah ditemukanya bahasa tulisan dan kunci terhadap persambungan proses evolusi sosial. Penemuan simbol komunikasi bahasa menandai fase transisi dari masyarakat primitif ketingkat intermediate. Sedangkan penemuan hukum formal menandai fase transisi dari intermediate kemasyarakat maju (advanced). Masyarakat selain di konsepsikan sebagai sistem interaksi, juga kehidupan masyarakat ditempatkan pada dua posisi secara gradual (cybernetic level). Konsep ini mengandung konsekuensi dalam dua hal :
a. Interaksi Sosial yang bersifat Individual
b. Interaksi Sosial yang bersifat Kolektif Perilaku dan interaksi pada tingkat individual, menurut parsons harus selalu dikendalikan dan di integrasikan pada tingkat kolektif dan proses differensi harus selalu diiringi dengan proses integrasi.hal ini dikarenakan akan berkembang suatu segmentasi dimana masyarakat akan terpecah-pecah kedalam beberapa subkolektif baru yang lebih kecil. Bila demikian, maka ada kemunduran evolusi ketingkat yang lebih rendah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar